Saya tidak ingin Miskin!!!
Saya harus kaya karena aku punya Alloh SWT yang maha kaya!!!
Hm…melihat pengeluaran yang akhir-akhir ini begitu membengkak, sedang pemasukan tidak ada. Dengan sangat lantang saya harus mengeluarkan jargon seperti di atas, dengan menekan pengeluaran seminimal mungkin. Akhwat identik dengan pemborosan. salah satunya adalah aku. memang susah bin angel untuk menghindarkan diri dari sifat konsumtif, apalagi berteman dengan anak-anak yang suka shoping. Aduh….uang serasa nggak tahan lama di dompet. Yah…semoga dengan ada perombakan sistem keuangan bisa merubah nasib keuangan saya menjadi lebih baik!
September 3, 2008 pukul 4:55 am
terima kasih sharing info/ilmunya…
saya membuat tulisan tentang “Tidur Ketika Khutbah Jum‘at, Mengapa?!”
silakan berkunjung ke:
http://achmadfaisol.blogspot.com/2008/08/hidup-ini-memang-penuh-kelucuan.html
salam,
achmad faisol
http://achmadfaisol.blogspot.com/
September 16, 2008 pukul 11:16 pm
Ealah ta’
Tak kira ada apa. Semoga nanti kalo udah kaya, jangan lupa untuk sedikit menyisihkan rezeki buat menyantuni fakir miskin dan anak-anak telantar kayak aku ya ta’